Marketing 101

A classic marketing 101 strategy:

  1. Blanket the market with cutting edge, high end product.
  2. Get the brand name out and known to people for its aspirational goods.
  3. Once market is saturated, introduce a cheaper, more cost effective riding on the same brand name as the initial product.
  4. Lastly, introduce a next generation product that would leap frog the first one introduced.
  5. Rinse and repeat.

Success story:

Lenovo (Thinkpad series), Apple (Macbook series), Samsung (Galaxy series), etc.

🙂

Butterfly Effect

Abis baca-baca tentang ini jadi pengen nulis..

Butterfly effect adalah suatu keadaan dimana suatu tindakan kecil yang dilakukan sekarang/masa lalu akan berakibat yang sangat besar ke masa depan.

 

Kenapa namanya “Butterfly Effect”? 

Jadi pada tahun 1961, Edward Norton Lorenz, seorang peneliti metereologi, melakukan penelitian tentang peramalan/perkiraan cuaca.

Nah dalam usahanya itu, dia melakukan perhitungan 12 persamaan non-linear dengan menggunakan komputer.

Awalnya dia mencetak hasil perhitungannya di atas kertas dengan format 6(enam) angka di belakang koma(…,506127). 

Lalu dia pikir untuk menghemat kertas, maka pembulatan 3(tiga) angka di belakang koma(…,506) saja dirasa sudah cukup.

Nah hasil perhitungan dengan pembulatan 3 angka di belakang koma itu dicetak pada kertas yang sama yang berisi cetakan sebelumnya(6 angka di belakang koma).

Satu jam kemudian dia kaget karena hasil cetakan tidak sesuai dengan yang diharapkan. 

Pada awalnya kurva yang dihasilkan memang berhimpitan. Namun sedikit demi sedikit, kurva tersebut membentuk cork yang lain sama sekali(mirip sayap kupu-kupu).

lorenzorbits

Nah, maka dari itu teorinya dinamakan Butterfly Effect (sumber gambar:Wikipedia). 

 

Perhitungan itu juga menimbulkan pemikiran bahwa kepakan sayap kupu-kupu di Brazil dapat menyebabkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian.

Fenomena ini akhirnya melahirkan teori chaos, dimana sistem yang ada memiliki ketergantungan yang sangat peka terhadap kondisi awal. 

Hanya sedikit perubahan pada kondisi awal dapat mengubah secara drastis kelakuan sistem pada jangka panjang.

 

Analogi yang sama sekarang sering dipakai untuk kegiatan-kegiatan kecil masa ini yang akan berdampak sangat besar di masa depan.

Contoh enaknya ada di film “a sound of a thunder”. 

Disitu diceritain kalo kupu-kupu yang diinjak peserta “wisata ke masa lalu” adalah “kupu-kupu pertama” hasil evolusi dan seleksi alam, 

Hal itu berdampak sangat besar. Kalau kupu-kupu pertama aja sudah nggak ada, padahal kupu-kupu pertama itu menjadi sumber kehidupan buat kupu-kupu selanjutnya dan juga predator kupu-kupu untuk bertahan hidup, maka bisa dibayanin sendiri akibatnya ke masa yang akan datang..

Ada lagi cerita tentang Hitler(sumber dari kaskus)..

Hitler pernah diselamatkan oleh seorang Yahudi ketika dia masih kecil..

Seorang Yahudi bernama Kouscher ini diramal oleh seorang Gypsy yang mengatakan bahwa dia akan membawa bencana pada dunia. 

Si Gypsy menyuruh dia banyak-banyak melakukan kebaikan agar bencana itu tidak terjadi.

Suatu hari ketika dia sedang melintasi sebuah rel kereta, dia melihat seorang anak berusia 10 thn tersangkut di rel itu, dan dia menyelamatkan anak itu dari rel kereta api itu. 

Hatinya merasa senang karena dia bisa menyelamatan anak itu dan berpikir bahwa dia telah melakukan 1 perbuatan baik.

Yang dia tidak tahu adalah anak itu bernama Adolf Hitler…..and the rest is history.

 

Dari teori ini sebenernya bisa diambil pelajaran penting yaitu jangan melakukan pembulatan , tulis aja semua angka yang muncul di kalkulator/komputer!😛..

Serius dikit ah..Gak usah lah ngimpi-ngimpi pengen ngulang masa lalu. Syukuri aja yang ada sekarang dan terus berusaha biar gak nyesel di masa depan nanti(jadinya kan gak pengen time travel ke masa lalu). Hehehe.. Sotoy abis..

 

Ya begitulah kira-kira.. Kalo ada yg lebih tau mohon koreksinya!:)

Menampilkan Kembali Icon yang Hilang pada Vista

Setelah make vista beberapa lama, nampaknya ada satu keanehan kecil yng cukup mengganggu.

Volume sama network iconnya suka gak muncul!

Kalo yg volume si gak terlalu mangganggu karena ngatur volumenya bisa pake hotkey, tapi kalo network icon ilang kayaknya jadi agak nyusahin yak.

Mana koneksi internet kosan amat sangat tidak stabil, jadi agak susah kalo mau pake “sumber koneksi internet yang lain”. Hehe..

Setelah browsing sana-sini dapet juga cara ngatasinnya.

Katanya si gara-gara explorer ngesave setting untuk setiap icon yg di load.

Yaudah langsung aja dibenerin. Biar icon-icon tadi muncul lagi, icon history-nya harus dihapus.

Nah, untuk manghapus tray icon history, kita maen-maen ke registry dikit.

Berikut langkah-langkahnya (didapet dari berbagai sumber):

1. Jalankan “regedit.exe”, ketik aja “regedit” di kolom “start search”. Klik, nanti akan muncul registry editor.

2. Buka folder “HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes\Local Settings\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\TrayNotify”

3. Hapus “IconStreams” sama “PastIconsStream” di folder “TrayNotify”.

4. Buka task manager vista (tekan “CTRL+SHIFT+ESC” atau klik kanan di taskbar, pilih task manager).

5. Di tab “processes”, klik “explorer.exe” terus klik “end process”. Taskbar/explorer akan menghilang.

6. Untuk memunculkan taskbar kembali, klik tab “applications”, terus klik “new task”, terus ketik “explorer.exe”.

7. Explorer akan muncul lagi dan icon-icon yang menghilang akan kembali.

Horeee!:)

Dual OS XP-Ubuntu

Buat yang pengen pake Ubuntu, tapi masih ragu ninggalin Windows, dual OS adalah solusi yang tepat. Kalo masih ragu juga, coba aja dulu di VirtualPC atau VMWare (tapi ngabis2in memori).

Pertama2, kita install XP dulu. Kayaknya semua udah bisa nginstall XP kan? Jadi bagian ini di-skip aja. =)

Lalu download iso Ubuntu (terbaru versi 7.10 Gutsy Gibbon, tapi sebentar lagi yang 8.04 Hardy Heron keluar) dari sini. Pilih yang paling deket ya. Kalo bandwidth pas2an, mending pesen aja. Kalo ada temen yang udah punya lebih bagus lagi, tinggal minjem. Hehe..

Kalo sudah download, bakar tuh ISO jadi live CD. Kalo live CD udah siap, reboot komputer ber-XP tadi dan masuk ke BIOS untuk setting boot via CD.

BIOS sudah diatur, langkah selanjutnya adalah memasukkan CD ke dalam CD/DVD drive. Komputer akan boot live CD dan akan keluar tampilan kayak gini:

Pilih start or install Ubuntu, maka Ubuntu akan masuk ke desktopnya. Buat yang mau sekedar coba-coba, dari sini aja udah bisa ngerasain Ubuntu. Tapi kalau mau ngerasin semua fitur2nya, Ubuntu harus diinstall dulu ke harddisk. Kalo udah siap, klik ikon install yang adadi desktop dan kita mulai melakukan install.

Kita (kita??) akan dihadapkan pada pilihan bahasa. Pilih bahasa yang sesuai dengan kita.

Selesai memilih bahasa, kita akan dihadapkan pada pilihan selanjutnya, yaitu memilih timezone dan keyboard layout.

Pilih Timezone tinggal klik map aja.

Untuk keyboard layout juga tinggal pilih aja.

Langkah selanjutnya adalah partisi harddisk.

Kalo gak mau ribet, pilih aja nomer 1. Ubuntu akan otomatis terinstall di partisi utama (di space kosong yang tersedia). Kalo mau agak ribet dikit, pilih yang “manually edit partition table”. Di setting manual ini, kita set root, home(sebaiknya dipisah dari root), sama swap. Extension yang dipakai adalah ext3.

Selesai partisi, tinggal forward aja, nanti Ubuntu akan terinstall ke harddisk. Tunggu aja lumayan sebentar. Hehe.. Kalau instalsi selesai, Ubuntu akan reboot dan kita akan dihadapkan pada pilihan:

Ubuntu akan berada pada pilihan paling atas dan akan masuk otomatis setelah 10 detik. Karena kita mau dual OS, maka kita masuk ke XP dulu (pilihan paling bawah). Setelah masuk ke XP, XP akan mengenali hardware baru (partisi linux yang td kita buat) dan minta reboot. Reboot aja dengan klik OK.

Instalasi beres deh. Tapi kalo kita masih memakai XP sebagai OS utama, mungkin kita agak terganggu dengan konfigurasi GRUB yang selalu milih Ubuntu sebagai OS default. Kalo mau otomatis milih XP saat boot awal, kita harus konfigurasi GRUBnya. Masuk dulu ke Ubuntu, lalu buka terminal (Application->Accecories->Terminal). Ketik:

sudo gedit /boot/grub/menu.lst

Nanti akan keliatan kalo default OS yang akan di boot adalah yang nomer 0 (Ubuntu). Kita ubah aja jadi nomer 4 biar jadi XP (inget urutan boot yang tadi).

Beres deh..

Semoga bermanfaat

Kok gak pake helm??

Penanya : “Kok gak pake helm mas?”

Penjawab : “Ah, dekat kok, lagian di dalam komplek”

Penanya : “Kalo deket kenapa enggak jalan kaki mas?”

Penjawab : “Capek ah..lebih baik naik motor..”

Penanya : “Loh..terus.. naik motor kok gak pake helm?”

Penjawab : “kan deket????”

Penanya : “?!?!?@?#?@?! @?##@!”

Install Windows XP dari USB

Buat yang mau install Windows XP di komputer yang gak ada drive CDnya, ada cara alternatif nih!

Cara ini saya dapet dari eeeguides.com.

Apa saja yang dibutuhkan?? Ini dia:

USB_PREP8, link lain

PeToUSB

Bootsect.exe

CD Windows XP

Komputer yang ada CD drivenya dan pake OS Windows XP atau Vista.

Setelah download semua kebutuhan di atas, berikut langkah-langkahnya:

1. Ekstrak Bootsect.exe, USB_prep8 sama PeToUSB.

2. Copy-Paste PeToUSB.exe ke folder USB_prep8.

3. Doble klik usb_prep8.cmd yang ada di dalam folder USB_prep8, nanti muncul command prompt kyk gini:

usbprep1.jpg

4. Klik sembarang tombol, nanti akan muncul window kyk gini:

petousb.jpg

5. Klik start. PENTING: Setelah proses format selesai, jangan tutup windownya! Biarin aja jangan dikutak-kutik.^^

6. Buka command prompt(start->all programs->accecories->command prompt atau start->run…->ketik cmd di box)

7. Arahkan command prompt ke direktori dimana bootsect.exe di ekstrak tadi pakai command:

“cd direktori_tempat_bootsect.exe”

contoh: “cd desktop\new folder”

8. Ketik “bootsect.exe /nt52 I:”. I adalah drive USB(ganti sesuai keadaan drive di komputer).

Kalau sukses nanti keluar kalimat “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes.”

9. Tutup command prompt yang ini (jangan yang usbprep8). Tutup juga window petousb, nanti akan muncul window sbb:

usbprep2.jpg

10. Jangan tekan enter dulu di sini(iseng amat!^^)

Tekan 1 lalu enter. Window akan muncul, browse ke drive tempat cd XP.

Tekan 2 lalu enter. Masukkan huruf yang belum terpakai untuk nama drive di komputer(biasanya c,d,e,f sudah terpakai)

Tekan 3 lalu enter. Masukkan huruf tempat drive USB.

Tekan 4 lalu enter. Proses menyalin data ke drive USB akan dimulai .

11. Akan ada pertanyaan tentang memformat drive T. Ketik y lalu enter.

12. Setelah formatting selesai, tekan enter untuk lanjut.

13. Tekan enter lagi untuk lanjut.

14. Akan muncul box pop up, klik yes.

15. Klik yes lagi di pop up yang muncul.

16. Klik yes lagi untuk melakukan unmount virtual drive.

Oke! Proses selesai. USB sudah bisa dipakai untuk melakukan instalasi Windows XP.

Jangan lupa setup boot manager di BIOS untuk boot dari USB.

Terus pas instalasi, pilih nomer 2 dulu untuk text mode setup. Proses akan lanjut seperti instalasi XP biasa.

Setelah selesai pilih pilihan nomer 1 untuk melanjutkan instalasi Windows XP.

Jangan cabut usb sampai instalasi selesai. Setelah Windows selesai diinstal, cabut USB(safely removed dulu yaaah)

Semoga bermanfaat